Saya teringat ketika anak-anak kami masih kecil... Ada beberapa CD yang sangat diminati oleh anak-anak kami, antaranya ialah The Land Before Time, Sesame Street, Teletubbies dan lain-lain. Mereka akan menontonnya berkali-kali, berulang-ulang tanpa jemu. Setiap kali menonton, mereka akan mengutip beberapa dialog dan mereka hafal. Sebenarnya inilah salah satu cara mereka belajar. Ibu bapa perlu berperanan ketika itu. Tidak hanya dibiarkan mereka menonton tanpa bimbingan. Contohnya membimbing dan menyatakan tentang nilai-nilai murni yang didapati dalam cerita-cerita tersebut; tidak sombong atau mementingkan diri sendiri, pentingnya hubungan kekeluargaan, hidup bermasyarakat dan lain-lain. Ibu bapa perlu mengolah dalam bahasa yang mudah difahami oleh mereka.
Belajar secara berulang-ulang memang menjadi cara anak-anak belajar; begitu jugalah kaedah yang sepatutnya digunapakai oleh ibu bapa dan guru dalam mendidik anak-anak. Kita tidak perlu jemu terus mengulang-ulangi mengajar mereka. Dalam Islam, kita mengajar anak sembahyang ketika berumur 7 tahun dan memukulnya kalau tidak sembahyang ketika berumur 10 tahun. Jika dihitung berapa kali kita perlu menyuruh secara berulang-ulang (3 tahun x 365 hari x 5 waktu).
Teruskan mendidik anak-anak secara berulang-ulang tanpa jemu
Friday, April 15, 2011
Thursday, March 3, 2011
DAYA SAING DAN DAYA JUANG
Mendidik anak dan memupuk sifat-sifat mulia adalah suatu yang wajib bagi ibu dan bapa. Namun demikian, berapa ramai anak-anak kita yang bijak, berakhlak mulia tetapi tidak mempunyai daya saing dan daya juang yang tinggi.
Pernah saya mendapat maklumat seorang pelajar tingkatan 6 (dulunya) yang pintar dan baik, lari dari penginapan di universiti kerana tidak tahan di ragging. Beberapa contoh lain, anak yang tidak sanggup menempuh sedikit kesukaran belajar Matematik Tambahan mohon bertukar aliran, anak yang tewas dengan dugaan dunia menjadi anak yang rosak akhlaq (na'uzubillah).
Pembentukan peribadi, pembinaan daya saing dan daya juang anak-anak ini adalah tanggungjawab ibu dan bapa. Biah (suasana) rumahtangga yang merupakan persekitaran awal bagi anak-anak perlu menjurus ke arah meningkatkan daya juang/saing mereka. Dari kecil lagi, anak-anak boleh dilatih untuk berdaya juang/saing. Melatih mereka untuk menyelesai sesuatu task. Anak kecil yang baru belajar merangkak diminta untuk mengambil bola yang tergolek ke bawah meja tanpa bantuan. Setelah dia berjaya, berikan pujian. Saya suka memberikah tali atau benang yang kusut kepada anak untuk dirongkaikan tujuan melatihnya bersabar, tekun dan membuatnya sampai selesai.
Beberapa masalah harian seboleh mungkin, biarkan mereka selesaikan. Ibu dan bapa hanya memberi panduan.
Pernah saya mendapat maklumat seorang pelajar tingkatan 6 (dulunya) yang pintar dan baik, lari dari penginapan di universiti kerana tidak tahan di ragging. Beberapa contoh lain, anak yang tidak sanggup menempuh sedikit kesukaran belajar Matematik Tambahan mohon bertukar aliran, anak yang tewas dengan dugaan dunia menjadi anak yang rosak akhlaq (na'uzubillah).
Pembentukan peribadi, pembinaan daya saing dan daya juang anak-anak ini adalah tanggungjawab ibu dan bapa. Biah (suasana) rumahtangga yang merupakan persekitaran awal bagi anak-anak perlu menjurus ke arah meningkatkan daya juang/saing mereka. Dari kecil lagi, anak-anak boleh dilatih untuk berdaya juang/saing. Melatih mereka untuk menyelesai sesuatu task. Anak kecil yang baru belajar merangkak diminta untuk mengambil bola yang tergolek ke bawah meja tanpa bantuan. Setelah dia berjaya, berikan pujian. Saya suka memberikah tali atau benang yang kusut kepada anak untuk dirongkaikan tujuan melatihnya bersabar, tekun dan membuatnya sampai selesai.
Beberapa masalah harian seboleh mungkin, biarkan mereka selesaikan. Ibu dan bapa hanya memberi panduan.
Saturday, January 15, 2011
KONGSI BAHAN BACAAN
Sumber :
http://hubpages.com/hub/20-Tips-for-Encouraging-Your-Childs-Artistic-Expression
One of the worst things that a parent can do is to squelch their child’s creativity. Creativity is how children approach the world in order to learn about it and to learn about themselves. It is how they express the way that they are feeling and how they share themselves with the world around them. Creativity is how kids play and how kids work. And often, parents squelch that creativity without even realizing that they are doing it. Other times, parents just simply fail to nurture the buds of artistic expression that their children start blooming. Whether intentional or accidental, this failure of the parent to encourage a child’s self-expression through art ends up stifling the child, sometimes only a little bit and sometimes in a way that can be crippling for life. As parents, it is crucial to work on doing things that encourage your children to be expressive through creativity. This allows them to learn how to communicate their feelings and to be okay with what those feelings are and it gives them an appropriate outlet for sharing their fears and worries and dreams.
Parents who are interested in doing more to make sure that they are nurturing their children’s artistic expression can follow any of these twenty tips for making that happen:
1. Give your child lots of free time just to play. Many parents feel as though they must structure their child’s time with classes and sports activities. Those things are important but it’s equally important to give your children appropriately supervised but unstructured playtime (alone and with friends) so that they have room to just be creative with their play.
2. Make arts opportunities available to your child. There is definitely a time and place for arts classes. Let your child choose from dance and music and arts classes for afterschool activities and summer school. Don’t insist that your child do any one type of art but make that option available.
3. Praise the process not the product. When you tell a child that a specific piece of art is wonderful, it can create pressure around art. When you celebrate the joy of your child’s fingerpainting and drawing and the process of making art, you encourage your child to love that process no matter what the end result product is. All artists need to learn that!
4. Never force your kids to stick with an art form that they don’t like. Yes, you may see that your child is brilliant in his music classes but if he doesn’t love it and he really wants to take dance then you should let that happen. He may return to music eventually but as long as he’s got an outlet that satisfies him, you’re doing your job as a good parent.
5. Limit the amount of TV time that your child has. Any activities that involve passive activity should be limited. It is through active involvement in creative play that your child will develop artistic expression.
6. Encourage the enjoyment of artsy technology. Let your kids play with the old digital camera, teach them how to do some basic design stuff on the computer and let them know that art and technology can be combined in a fun way.
7. Take your kids to arts events. It doesn’t matter what they are as long as it’s something that you do now and then. Make that a regular part of your life and both of you will find yourselves being more creative!
8. Ask your child questions. Ask her what she thinks about life. When she asks you why the sky is blue, ask her what she thinks first. This gives kids the chance to use their imaginations.
9. Create a space in your home for art. It can be a room or a corner of a room but make it a place that is always meant for play. It’s where you keep crayons and fabrics and things that are great for make-believe. Let your kids help design it and figure out what to include there.
10. Tell stories. Most kids enjoy hearing their parents tell stories. Don’t just read them books but tell stories off of the top of your head so that your kids will learn that they can do this too.
11. Know what’s going on with your kids at school. School can often stifle a child’s creativity. Make sure that you keep an open line of communication with your kids about how they feel in school so that you can tell if this is happening.
12. Give your child choices. This is an important parenting technique anyway and one that ultimately leads to many different benefits for your child. One of those benefits is that the child learns that there are many options in life and that it’s okay to choose one and see what happens. Choices can be as simple as “do you want this or that for dinner” or as detailed as having kids help pick travel destinations or birthday event locations.
13. Encourage your child’s relationships with other artistic kids. Your kids should be friends with who they want but make it easy for them to spend time with other creative families to foster more appreciation of the arts.
14. Pay attention when your children show you their works of art. Sometimes parents dismiss things that they don’t realize are artistic like the mud pie that was made during outdoor play time. Notice your kids’ art everywhere and comment on it appropriately.
15. Make your home a DIY home. Try to do as much creative stuff around the house as you can and your kids will pick that up.
16. Find places where your kids can submit art for prizes. Many grocery stores and local kids’ centers have art contests and talent shows. If this is something that your child is at all interested in, make sure that you’re finding those opportunities for him or her.
17. Host all-ages art parties at your home. Have once-monthly potluck gatherings where your friends bring their kids, their art supplies and some food to share and everyone just gets messy and has a good time. The memories of these events will stick with your kids forever and the fun that you have will be enjoyed by all.
18. Never dismiss art as a career choice. Many parents fear that their kids will grow up to be starving artists. You know what? If they’re drawn to art, they’ll go into an art career whether you like it or not. Instead, encourage that option. Let your kids dream. It’s going to be awhile before they have to figure out what they want to do with their lives anyway.
19. Celebrate life together. Stop to look at the rainbows. Jump in puddles with your kids. Make cakes for every holiday. Celebrate life with creativity and you will be showing your kids how to do the same in their own lives.
20. Let your kids know that they are loved for who they are. Ultimately, art is self-expression. Children who feel safe to express themselves will naturally do so. Your job as a parent is to make sure that you create that safe place.
http://hubpages.com/hub/20-Tips-for-Encouraging-Your-Childs-Artistic-Expression
One of the worst things that a parent can do is to squelch their child’s creativity. Creativity is how children approach the world in order to learn about it and to learn about themselves. It is how they express the way that they are feeling and how they share themselves with the world around them. Creativity is how kids play and how kids work. And often, parents squelch that creativity without even realizing that they are doing it. Other times, parents just simply fail to nurture the buds of artistic expression that their children start blooming. Whether intentional or accidental, this failure of the parent to encourage a child’s self-expression through art ends up stifling the child, sometimes only a little bit and sometimes in a way that can be crippling for life. As parents, it is crucial to work on doing things that encourage your children to be expressive through creativity. This allows them to learn how to communicate their feelings and to be okay with what those feelings are and it gives them an appropriate outlet for sharing their fears and worries and dreams.
Parents who are interested in doing more to make sure that they are nurturing their children’s artistic expression can follow any of these twenty tips for making that happen:
1. Give your child lots of free time just to play. Many parents feel as though they must structure their child’s time with classes and sports activities. Those things are important but it’s equally important to give your children appropriately supervised but unstructured playtime (alone and with friends) so that they have room to just be creative with their play.
2. Make arts opportunities available to your child. There is definitely a time and place for arts classes. Let your child choose from dance and music and arts classes for afterschool activities and summer school. Don’t insist that your child do any one type of art but make that option available.
3. Praise the process not the product. When you tell a child that a specific piece of art is wonderful, it can create pressure around art. When you celebrate the joy of your child’s fingerpainting and drawing and the process of making art, you encourage your child to love that process no matter what the end result product is. All artists need to learn that!
4. Never force your kids to stick with an art form that they don’t like. Yes, you may see that your child is brilliant in his music classes but if he doesn’t love it and he really wants to take dance then you should let that happen. He may return to music eventually but as long as he’s got an outlet that satisfies him, you’re doing your job as a good parent.
5. Limit the amount of TV time that your child has. Any activities that involve passive activity should be limited. It is through active involvement in creative play that your child will develop artistic expression.
6. Encourage the enjoyment of artsy technology. Let your kids play with the old digital camera, teach them how to do some basic design stuff on the computer and let them know that art and technology can be combined in a fun way.
7. Take your kids to arts events. It doesn’t matter what they are as long as it’s something that you do now and then. Make that a regular part of your life and both of you will find yourselves being more creative!
8. Ask your child questions. Ask her what she thinks about life. When she asks you why the sky is blue, ask her what she thinks first. This gives kids the chance to use their imaginations.
9. Create a space in your home for art. It can be a room or a corner of a room but make it a place that is always meant for play. It’s where you keep crayons and fabrics and things that are great for make-believe. Let your kids help design it and figure out what to include there.
10. Tell stories. Most kids enjoy hearing their parents tell stories. Don’t just read them books but tell stories off of the top of your head so that your kids will learn that they can do this too.
11. Know what’s going on with your kids at school. School can often stifle a child’s creativity. Make sure that you keep an open line of communication with your kids about how they feel in school so that you can tell if this is happening.
12. Give your child choices. This is an important parenting technique anyway and one that ultimately leads to many different benefits for your child. One of those benefits is that the child learns that there are many options in life and that it’s okay to choose one and see what happens. Choices can be as simple as “do you want this or that for dinner” or as detailed as having kids help pick travel destinations or birthday event locations.
13. Encourage your child’s relationships with other artistic kids. Your kids should be friends with who they want but make it easy for them to spend time with other creative families to foster more appreciation of the arts.
14. Pay attention when your children show you their works of art. Sometimes parents dismiss things that they don’t realize are artistic like the mud pie that was made during outdoor play time. Notice your kids’ art everywhere and comment on it appropriately.
15. Make your home a DIY home. Try to do as much creative stuff around the house as you can and your kids will pick that up.
16. Find places where your kids can submit art for prizes. Many grocery stores and local kids’ centers have art contests and talent shows. If this is something that your child is at all interested in, make sure that you’re finding those opportunities for him or her.
17. Host all-ages art parties at your home. Have once-monthly potluck gatherings where your friends bring their kids, their art supplies and some food to share and everyone just gets messy and has a good time. The memories of these events will stick with your kids forever and the fun that you have will be enjoyed by all.
18. Never dismiss art as a career choice. Many parents fear that their kids will grow up to be starving artists. You know what? If they’re drawn to art, they’ll go into an art career whether you like it or not. Instead, encourage that option. Let your kids dream. It’s going to be awhile before they have to figure out what they want to do with their lives anyway.
19. Celebrate life together. Stop to look at the rainbows. Jump in puddles with your kids. Make cakes for every holiday. Celebrate life with creativity and you will be showing your kids how to do the same in their own lives.
20. Let your kids know that they are loved for who they are. Ultimately, art is self-expression. Children who feel safe to express themselves will naturally do so. Your job as a parent is to make sure that you create that safe place.
Wednesday, December 1, 2010
BAPA BOREK ANAK RINTIK
Teringat kepada arwah bapa, setiap kali selesai makan nasi di rumah, pastinya dia akan membawa pinggan yang digunakan ke dapur, dibasuhnya dan diletakkan ditempat pinggan bersih. Tak pun disuruhnya anak-anak ikut apa yang dia lakukan.
Disamping itu, dia juga banyak membantu kerja-kerja rumah; menyapu sampah, bantu basuh kain, membersihkan sawang dan lain-lain. Dalam bulan Ramadhan, dia akan bangun awal waktu sahur, masak air dan menanak nasi. Selepas itu, barulah dia akan mengejutkan mak dan kami adik beradik.
Bila saya perhatikan, Alhamdulillah adik-adik lelaki saya sedikit sebanyak mengikuti tabiat baik bapa saya. Sesuailah dengan peribahasa, bapa borek anak rintik.
Berpandukan kisah di atas, dapat dilihat peranan bapa dalam pendidikan anak-anak, dalam membentuk akhlak dan tingkah laku anak-anak. Peranan mendidik anak-anak adalah peranan bersama ibu dan bapa; tidak hanya diserahkan kepada ibu sahaja.
Sifat minat membaca, sifat dan gaya kepimpinan, cara anak berurusan dengan orang dewasa dan dengan kawan-kawan juga dikutip dari contoh tauladan yang ditunjukkan oleh bapa (dan ibu) serta dari guru-guru mereka.
Daripada pemerhatian saya, ada beberapa tabiat kami yang juga dikutip oleh anak-anak kami.
Ada kalanya, tidak perlu si bapa atau si ibu bercakap banyak, anak-anak akan meniru perbuatan orang dewasa. Oleh yang demikian, untuk menjadikan anak-anak kita cemerlang, kita sendiri perlu cemerlang.
Semoga ada kebaikan yang dapat dikutip dari coretan ini.
Disamping itu, dia juga banyak membantu kerja-kerja rumah; menyapu sampah, bantu basuh kain, membersihkan sawang dan lain-lain. Dalam bulan Ramadhan, dia akan bangun awal waktu sahur, masak air dan menanak nasi. Selepas itu, barulah dia akan mengejutkan mak dan kami adik beradik.
Bila saya perhatikan, Alhamdulillah adik-adik lelaki saya sedikit sebanyak mengikuti tabiat baik bapa saya. Sesuailah dengan peribahasa, bapa borek anak rintik.
Berpandukan kisah di atas, dapat dilihat peranan bapa dalam pendidikan anak-anak, dalam membentuk akhlak dan tingkah laku anak-anak. Peranan mendidik anak-anak adalah peranan bersama ibu dan bapa; tidak hanya diserahkan kepada ibu sahaja.
Sifat minat membaca, sifat dan gaya kepimpinan, cara anak berurusan dengan orang dewasa dan dengan kawan-kawan juga dikutip dari contoh tauladan yang ditunjukkan oleh bapa (dan ibu) serta dari guru-guru mereka.
Daripada pemerhatian saya, ada beberapa tabiat kami yang juga dikutip oleh anak-anak kami.
Ada kalanya, tidak perlu si bapa atau si ibu bercakap banyak, anak-anak akan meniru perbuatan orang dewasa. Oleh yang demikian, untuk menjadikan anak-anak kita cemerlang, kita sendiri perlu cemerlang.
Semoga ada kebaikan yang dapat dikutip dari coretan ini.
Saturday, November 20, 2010
CIPTA MASA BERKUALITI BERSAMA ANAK
Sering kali ketika aku berada di kompleks membeli belah atau di restoran, mahu pun di warong; aku melihat gelagat ibu-ibu dan bapa-bapa muda melayani karenah anak-anak kecil mereka dengan marah-marah, menggunakan bahasa yang tidak sedap didengari dan suara nada tinggi. Apapun karenah anak-anak ini, sepatutnya ibu dan bapanya melayani mereka seperti kanak-kanak; tidak wajar dilayani seperti anak yang telah remaja.
Memang benar, ibu dan bapa perlu mempunyai kesabaran yang tinggi apabila berdepan dengan karenah anak-anak ini. Mereka perlu dipujuk dengan kata-kata yang sopan. Terangkan menggunakan laras bahasa mereka mengapa kita tidak benarkan membeli barang yang dia kehendakki. Apa kebaikan dan apa keburukannya. Mereka akan memahaminya, walaupun tidak sepenuhnya.
Sambil memberi sedikit ilmu kepada mereka, kita juga perlu menunjukkan contoh akhlak baik.
Sebenarnya, sambil membawa anak membeli belah dan makan di warong, ibu dan bapa boleh mengambil kesempatan untuk memberi input ilmu kepada mereka. Banyak bahan pengajaran di persekitaran; contohnya mengenal warna, membaca, melihat tanda harga, mengira harga barangan setelah diskaun, mengajar jenis2 jenama dan lain-lain. Juga mengajar mereka nilai; seperti jimat cermat, makanan halal, melihat tarikh luput barangan, adab ketika beratur dan sebagainya.
Anak-anak yang dibimbing oleh ibu bapanya sebegini, akan mudah memahami pengajaran guru semasa di sekolah.
Moga-moga ada manafaat dari coretan ini, insya Allah...
Memang benar, ibu dan bapa perlu mempunyai kesabaran yang tinggi apabila berdepan dengan karenah anak-anak ini. Mereka perlu dipujuk dengan kata-kata yang sopan. Terangkan menggunakan laras bahasa mereka mengapa kita tidak benarkan membeli barang yang dia kehendakki. Apa kebaikan dan apa keburukannya. Mereka akan memahaminya, walaupun tidak sepenuhnya.
Sambil memberi sedikit ilmu kepada mereka, kita juga perlu menunjukkan contoh akhlak baik.
Sebenarnya, sambil membawa anak membeli belah dan makan di warong, ibu dan bapa boleh mengambil kesempatan untuk memberi input ilmu kepada mereka. Banyak bahan pengajaran di persekitaran; contohnya mengenal warna, membaca, melihat tanda harga, mengira harga barangan setelah diskaun, mengajar jenis2 jenama dan lain-lain. Juga mengajar mereka nilai; seperti jimat cermat, makanan halal, melihat tarikh luput barangan, adab ketika beratur dan sebagainya.
Anak-anak yang dibimbing oleh ibu bapanya sebegini, akan mudah memahami pengajaran guru semasa di sekolah.
Moga-moga ada manafaat dari coretan ini, insya Allah...
Sunday, September 5, 2010
MENGAJAR ANAK MEMBUAT KEPUTUSAN SENDIRI
Salah satu kelemahan saya ialah susah untuk membuat keputusan. Oleh kerana itu, saya tidak mahu kelemahan ini diulangi oleh anak-anak saya.
Bagaimana mendidik mereka untuk membuat keputusan sendiri.
Kita perlu memberi peluang kepada mereka untuk membuat keputusan sendiri dalam keadaan tertentu. Ada jenis keputusan yang perlu diserahkan sepenuhnya kepada mereka. Walau bagaimanapun, pada peringkat awal, keputusan yang mereka buat, perlu diberi panduan oleh ibu atau bapa atau keduanya. Sebagai contoh, untuk memilih buku cerita, buku ulangkaji, warna baju dan seumpamanya.
Untuk tujuan mendidik, ibu bapa juga perlu bersyura dengan anak-anak tentang keputusan yang perlu dibuat oleh keluarga. Libatkan mereka dalam perbincangan. Contohnya; menentukan destinasi percutian keluarga, menentukan tarikh bercuti ke kampung....
Setelah umur mereka meningkat, mereka boleh terlibat dalam membuat keputusan yang lebih besar.
Segala panduan dan didikan yang ibu bapa berikan akan:
1. meningkatkan kemahiran membuat keputusan (decision making) mereka,
2. mereka dapat mengendalikan hidup masa depan mereka dengan lebih yakin
3. mengurus keluarga mereka sendiri dengan baik
4. merapatkan hubungan mereka dengan ibu bapa
Walau bagaimana pun, kita perlu juga mengambil tauladan kisah Asma' Abu Bakr, yang dirujuk oleh anaknya sebelum ke medan peperangan.
Biarlah mereka mampu membuat keputusan sendiri, di samping itu merujuk kepada kita sebagai menghormati dan mendapat restu....
Bagaimana mendidik mereka untuk membuat keputusan sendiri.
Kita perlu memberi peluang kepada mereka untuk membuat keputusan sendiri dalam keadaan tertentu. Ada jenis keputusan yang perlu diserahkan sepenuhnya kepada mereka. Walau bagaimanapun, pada peringkat awal, keputusan yang mereka buat, perlu diberi panduan oleh ibu atau bapa atau keduanya. Sebagai contoh, untuk memilih buku cerita, buku ulangkaji, warna baju dan seumpamanya.
Untuk tujuan mendidik, ibu bapa juga perlu bersyura dengan anak-anak tentang keputusan yang perlu dibuat oleh keluarga. Libatkan mereka dalam perbincangan. Contohnya; menentukan destinasi percutian keluarga, menentukan tarikh bercuti ke kampung....
Setelah umur mereka meningkat, mereka boleh terlibat dalam membuat keputusan yang lebih besar.
Segala panduan dan didikan yang ibu bapa berikan akan:
1. meningkatkan kemahiran membuat keputusan (decision making) mereka,
2. mereka dapat mengendalikan hidup masa depan mereka dengan lebih yakin
3. mengurus keluarga mereka sendiri dengan baik
4. merapatkan hubungan mereka dengan ibu bapa
Walau bagaimana pun, kita perlu juga mengambil tauladan kisah Asma' Abu Bakr, yang dirujuk oleh anaknya sebelum ke medan peperangan.
Biarlah mereka mampu membuat keputusan sendiri, di samping itu merujuk kepada kita sebagai menghormati dan mendapat restu....
Tuesday, June 15, 2010
BAGAIMANA KAMI MENDIDIK ANAK SIRI 4
9. Anak meniru untuk belajar
Suatu hari di tepi pantai semasa hari keluarga, aku melihat seorang anak berumur 3 tahun bermain dengan pasir. Mainannya tidak terarah; menabur pasir sana sini, terkena sesiapa yang ada di sekitarnya.
Melihat keadaan begitu, aku pun mula menarik perhatian anak ini. Aku mula cuba membina kota pasir. Anak ini melihat minat, dihampirinya kota pasir yang belum siap itu, dirosakkannya dan menghamburkan pasir lagi. Aku meneruskan binaan kota pasir itu. Beberapa kali anak itu merosakkan apa yang telah ku bina. Namun.... akhirnya aku perhatikan anak ini sudah mula cuba membina kota pasirnya sendiri. Malah anak-anak lain yang memerhatikan apa yang aku lakukan juga membina kota pasir mereka sendiri.
Memang anak belajar dengan meniru apa yang kita lakukan. Jadilah contoh yang terbaik untuk anak-anak kita...
Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa bimbingan.
10. Membimbing anak secara berulang-ulang
Apabila kita mengajar anak tentang adab dan peraturan, seringkali kita dapati seolah-olah anak-anak kita tidak memperdulikan apa yang kita ajarkan. Ataupun seringkali kita dapati anak-anak mudah lupa apa yang kita ajarkan. Jangan putus asa, teruskan mengajar kerana berkat kesabaran kita, kita akan dapat lihat kesannya.
Hadith Nabi meminta kita menyuruh anak mengerjakan solat ketika umur tujuh tahun dan mula memaksanya apabila berumur 10 tahun. Kalau dikira dari segi bilangan kali solat dalam masa 3 tahun ialah 5475 kali.
11. Batas pergaulan anak lelaki dengan anak perempuan
Dari kecil lagi perlu diajar batas pergaulan ini, walaupun mereka adik beradik. Saya mengajar mereka berpakaian sopan walaupun di rumah ketika mencapai umur tertentu. Bagaimana adab pergaulan anak perempuan dengan bapanya juga perlu diberi perhatian, supaya dia dapat mengamalkan adab ini dengan orang-orang lain di luar rumah.
Umpamanya; ketika tidak boleh berpuasa ramadhan, tidak sopan makan di depan adik beradik lain terutama yang lelaki walaupun mereka telah faham situasi sedemikian.
Suatu hari di tepi pantai semasa hari keluarga, aku melihat seorang anak berumur 3 tahun bermain dengan pasir. Mainannya tidak terarah; menabur pasir sana sini, terkena sesiapa yang ada di sekitarnya.
Melihat keadaan begitu, aku pun mula menarik perhatian anak ini. Aku mula cuba membina kota pasir. Anak ini melihat minat, dihampirinya kota pasir yang belum siap itu, dirosakkannya dan menghamburkan pasir lagi. Aku meneruskan binaan kota pasir itu. Beberapa kali anak itu merosakkan apa yang telah ku bina. Namun.... akhirnya aku perhatikan anak ini sudah mula cuba membina kota pasirnya sendiri. Malah anak-anak lain yang memerhatikan apa yang aku lakukan juga membina kota pasir mereka sendiri.
Memang anak belajar dengan meniru apa yang kita lakukan. Jadilah contoh yang terbaik untuk anak-anak kita...
Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa bimbingan.
10. Membimbing anak secara berulang-ulang
Apabila kita mengajar anak tentang adab dan peraturan, seringkali kita dapati seolah-olah anak-anak kita tidak memperdulikan apa yang kita ajarkan. Ataupun seringkali kita dapati anak-anak mudah lupa apa yang kita ajarkan. Jangan putus asa, teruskan mengajar kerana berkat kesabaran kita, kita akan dapat lihat kesannya.
Hadith Nabi meminta kita menyuruh anak mengerjakan solat ketika umur tujuh tahun dan mula memaksanya apabila berumur 10 tahun. Kalau dikira dari segi bilangan kali solat dalam masa 3 tahun ialah 5475 kali.
11. Batas pergaulan anak lelaki dengan anak perempuan
Dari kecil lagi perlu diajar batas pergaulan ini, walaupun mereka adik beradik. Saya mengajar mereka berpakaian sopan walaupun di rumah ketika mencapai umur tertentu. Bagaimana adab pergaulan anak perempuan dengan bapanya juga perlu diberi perhatian, supaya dia dapat mengamalkan adab ini dengan orang-orang lain di luar rumah.
Umpamanya; ketika tidak boleh berpuasa ramadhan, tidak sopan makan di depan adik beradik lain terutama yang lelaki walaupun mereka telah faham situasi sedemikian.
Subscribe to:
Posts (Atom)